Sunday, February 21, 2016

"AKU" - Prolog-

Jika bagi orang lain pada umumnya, mereka berubah dari anak anak dan beranjak dewasa. Tapi, bagiku itu membuatku terbelah menjadi dua. Yang satu adalah seorang gadis kecil yang polos, dan baik hati. Sedangkan yang satu lagi adalah seorang wanita cantik yang cerdas tapi licik. Mereka berdua hidup di dalam "aku" dan mereka melindungi dan mencintai satu sama lain. Kadang - kadang, si "wanita" harus menjadi ksatria yang melindungi si putri kecil yang polos, tapi ada kalanya si "gadis" kecil yang baik hati akan memberikan secercah cahaya dalam kegelapan hati wanita cantik itu.

"Selama kita memiliki satu sama lain, kita pasti akan baik-baik saja", kata si wanita dewasa yang cantik sambil membelai kepala si gadis kecil dengan lembut. Si gadis kecil memeluk "wanita" dengan erat. Mereka tidak mempunyai siapa-siapa kecuali satu sama lain, satu satunya orang yang bisa mereka andalkan hanyalah dia. "Gadis" dan "wanita" saling menatap satu sama lain dan terlihat bahwa mereka mempunyai mata, rambut, hidung dan bentuk yang sama persis. Yang membedakan mereka antara satu dengan yang lainnya adalah ekspresi mereka. "Gadis" punya senyum lembut yang tulus di wajahnya, sedangkan "wanita" punya senyum angkuh namun terlihat anggun. Keduanya akan terlihat sangat berbeda jika dilihat secara keseluruhan. "gadis" tidak terlihat manis sama sekali tapi dia begitu menyenangkan untuk dilihat seolah olah jiwanya yang murni terpancar keluar ketika dia tersenyum dengan tulus. Dan, "wanita" walaupun terlihat cantik dan bersikap anggun, tetapi jiwanya yang kelam dapat terasa dari luar, ekspresinya sangat keras dan sama sekali tak punya belas kasihan bagi siapapun yang melukai "aku" ataupun "gadis".

No comments:

Post a Comment